PAGAR BATAS

Pagar berdasarkan fungsinya dibedakan jadi 2 jenis yaitu pagar sementara dan pagar permanen.
Pagar sementara seperti contohnya pagar proyek yaitu pagar yang didirikan pada lahan proyek untuk batas pengamanan proyek selama masa pelaksanaan, mudah dibongkar pasang, material yang digunakan sebagai pagar sementara yaitu seng, terpal plastik, atau triplek dan sebagainya.
Pagar Permanen berfungsi sebagai pengaman, melindungi privatisasi, pembatas kepemilikan lahan bangunan dan keindahan bangunan.

Continue reading

KEREB BETON

Kereb Beton berasal dari bahasa Inggris British Kerb, atau bahasa Inggris Amerika Curb menurut pengertiannya trotoar pada bahu jalan.
Kereb pada umumnya dipergunakan pada berbagai tipe jalan perkotaan untuk kepentingan dan keselamatan dan pemamfaatan jalan.
Kereb memiliki varian tipe dan dimensi produk, perbedaan tipe kereb didasarkan pada tinggi dan perbedaan tinggi dalam, kelandaian muka, tingkat halangan yang mungkin ditimbulkan oleh komponen vertikal dan inlet untuk mengalirkan air.

Spesifikasi Kereb Beton yang dapat dijadikan panduan untuk Jalan yang disusun oleh Panitia Teknik Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil melalui Gugus Kerja Teknik Lalu Lintas dan Geometrik Jalan pada Subpanita Teknik Rekayasa Jalan dan Jembatan, SNI 2442 : 2008 (pengganti SNI 03-2442-1991).

Continue reading

AIR TANAH

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 43 th 2008, Air tanah menurut defenisinya adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah level permukaan tanah.
Air tanah berkumpul pada lapisan akuifer yang merupakan batuan jenuh air tanah yang dapat menyimpan dan meneruskan air tanah dalam jumlah cukup dan ekonomis.

Sumber Air Tanah berasal dari resapan air hujan, resapan air sungai, air danau atau air laut, dan kemudian berkumpul pada lapisan akuifer (jenuh).

Sumber daya air termasuk air tanah dikelola dengan memperhatikan prinsip keseimbangan antara upaya konservasi dan pendayagunaan air tanah
Continue reading

LUBANG RESAPAN BIOPORI

Lubang Resapan Biopori istilah yang dikenal karena istilah mudah diingat dan diucapkan, sebelumnya dikenal dengan istilah Mulsa Vertikal.

Pemamfaatan sisa tanaman dalam usaha konservasi air tanah dengan meresapkan air hujan, kembali ke dalam tanah, untuk mengganti air tanah yang dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.
Bahkan lebih dari proses penyerapan air hujan ke dalam tanah saja, efektivitas mulsa vertikal juga bermamfaat bagi konservasi tanah pada area pertanian yang kering, dengan memamfaatkan pembusukan sampah organik untuk memperoleh unsur hara tanah.
Continue reading

POLUSI AIR

Polusi Air tanah / Pencemaran air tanah adalah berubahnya tatanan air tanah di bawah permukaan tanah akibat kegiatan manusia atau proses alamiah, sehingga mutu air tanah menurun sampai ke tingkat tertentu dan menyebabkan air tanah tersebut tidak lagi sesuai dengan pemamfaatannya.

Sedangkan pengertian Polusi Air adalah masuk atau dimasukkan mahluk, zat, energi dan komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu sehingga tidak sesuai dengan peruntukannya.

Hasil dari Polusi Air adalah air limbah, menurut pengertiannya air limbah adalah air yang berasal dari kegiatan proses produksi dan usaha lainnya yang tidak dimamfaatkan kembali.
Continue reading

AIR BERSIH

Sebagian besar bumi terdiri dari air, namun demikian hanya sebagian kecil dari volume air yang ada yang dapat digunakan secara langsung untuk di konsumsi manusia, ketersediaan Air Bersih tergantung dari kondisi lingkungan alam.

Khususnya untuk daerah perkotaan yang padat pemukiman penduduk, kondisi alam banyak mengalami perusakan dan tidak sesuai fungsinya lagi, misalnya kutipan media online, banyaknya pemukiman di bantaran sungai ciliwung dari hulu ke hilir (dikutip kompas online 03/02/2014), berita lainnya ketika daerah resapan air dijadikan perumahan elit (dikutip kompas 12/02/2015), dan pemberitaan lainnya saluran yang tersumbat sampah kabel.

Continue reading

BUIS BETON SEBAGAI WADAH TANAM

Buis beton berbentuk pipa beton, dapat dimamfatkan lebih dari satu fungsi, seperti sumur resapan air hujan, sumuran air tanah, saluran untuk mengalirkan air hujan, wadah budidaya ikan lele, wadah manampung sampah atau dapat juga berfungsi sebagai tempat incenerator, buis beton sebagai wadah tanam..

Memamfaatkan Buis Beton Sebagai Wadah Tanam sangat efisien, murah, dan kokoh Buis beton melindungi tanaman dari benturan ataupun gangguan dari luar, tahan terhadap perubahan cuaca panas dan dingin.
Buis beton terbuat dari bahan alam, tidak mencemari lingkungan sekitar tanaman.

Continue reading

KEKUATAN BETON

Beton digunakan pada pekerjaan konstruksi misalnya pekerjaan struktur bangunan seperti pondasi, kolom dan balok, struktur jembatan seperti pile, pondasi, pier (tiang jembatan), prestress beam (balok jembatan), struktur pelabuhan seperti pile, jetty, fasilitas pelabuhan, pekerjaan arsitektur, pekerjaan plumbing, dan hampir semua yang berhubungan dengan tempat tinggal, tempat beraktivitas, dan fungsi lainnya.

Teknologi beton menurut sejarah di laman wikipedia material serupa beton sudah digunakan 6.500 SM (Sebelum Masehi), pada masa 700 SM mulai digunakan cairan kapur pada campuran semen.

Continue reading

HUNIAN RAMAH LINGKUNGAN

Abad 21 ini, bumi kita mengalami global warming (pemanasan global), menurut informasi media online National Geographic Indonesia, 20 November 2017, tanda-tanda pemanasan global terekam di seluruh dunia.
Cara termudah untuk mengetahui peningkatan suhu ialah melalui catatan termometer yang disimpan selama satu setengah abad terakhir, di seluruh dunia suhu rata-rata bumi telah meningkat lebih dari 1 derajat Farenheit (0.8 derajat Celcius) selama seabad terakhir dan sekitar dua kali di wilayah Arkik.

Hal yang sama juga dilansir oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat tahun 2017, tahun terpanas ketiga setelah tahun 2016 dan 2015.

Continue reading

PENATAAN LINGKUNGAN

Dalam pemahamannya tentang K3, memiliki sarana peralatan K3 adalah baru sebagian dari sistem K3. Seperti pada postingan sebelumnya, dibahas bahwa bekerja dengan K3 yang benar adalah bila memenuhi 3 (tiga) hal sebagai berikut :

  1. Orangnya (pengawas dan tenaga kerja) mempunyai sikap kerja yang benar
    1. Punya pengetahuan dan ketrampilan K3
    2. Berprilaku sesuai ketentuan K3
    3. sehat jasmani dan rohani
  2. Mesin / alat kerja serta sarana peralatan K3 sesuai ketentuan
  3. Penataan Lingkungan Kerja sesuai ketentuan

Continue reading