JALAN RAYA

Kanstin sering digunakan pada pedestrian jalan berfungsi sebagai pembatas antara Jalan Raya dengan trotoar.

Jalan Raya ialah suatu lintasan yang bertujuan melewatkan lalu lintas dari satu tempat ke tempat lainnya.
Definisi lintasan adalah menyangkut jalur tanah yang diperkuat (diperkeras) & jalur tanah tanpa perkerasan.
Sedangkan definisi lalu lintas adalah semua benda dan mahluk yang melewati jalan tersebut, baik kendaraan bermotor dan tidak bermotor seperti sepeda (disebut kendaraan fisik), manusia ataupun hewan.

JALAN RAYA

Jalan Raya sebagai sarana pembangunan dan membantu pengembangan wilayah adalah penting sekali, maka dari itu lalu lintas diatas jalan raya harus terselenggarakan secara lancar dan aman sehingga pengangkutan berjalan dengan cepat, aman, tepat, efisien dan ekonomis, untuk itu Jalan Raya harus memenuhi syarat-syarat teknis dan ekonomis menurut fungsinya dan volume serta sifat lalu lintas.

Berdasarkan sejarah, teknologi Jalan Raya sudah ada sejak peradaban manusia ada,
Menurut sejarahnya, jalan pertama dengan perkerasan ditemukan di Mesopotamia, tidak lama setelah roda ditemukan kurang lebih 3.500 SM.
Sedangkan sistem jalan yang pertama dikenal oleh bangsa Romawi untuk menyatukan kekaisaran (± 300 SM), jalan dibuat dengan perkerasan dibuat 3 lapis.
dan Sistem perkerasan yang paling terkenal oleh MacAdam ditemukan (antara th 1756 – 1836), MacAdam seorang berkembangsaan Inggris.

Perkembangan Jalan Raya dipicu dengan panjang jalan yang meningkat dengan cepat dan industri kendaraan bermotor dan industri pendukung berkembang pesat, pada periode 1920 – 1970 di Amerika disebut dengan zaman mobil

Dari segi sejarah jalan dapat digolongkan sebagai berikut

  1. Sesuai pelayanan yang didasarkan atas
    • prasarana sosial dan ekonomi (jalan ekonomi)
    • prasarana politik dan militer (jalan strategi)
  2. Sesuai pengawasannya seperti
    • jalan desa, meliputi jalan-jalan pada lingkungan desa
    • jalan kabupaten / kotamadya meliputi lingkungan kabupaten dan kotamadya yang bersangkutan
    • jalan provinsi, selain melayani dalam lingkungan propinsi, juga bertugas menghubungkan dengan ibukota-ibukota propinsi lainnya.
    • Jalan negara yang menghubungi ibukota-ibukota propinsi

Semua ini dibiayai oleh pemerintah setempat (pemerintah daerah tingkat I dan daerah tingkat II), kecuali jalan negara yang dibiayai oleh departemen PU (Direktorat Jendral Bina Marga).

Pengelolaan operasional Jalan Raya diawasi oleh DLLAJR.

Berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Lama, kelas jalan didasarkan atas tekanan gandar belakang, Undang-Undang menyatakan berat total kendaraan yakni berat kendaraan termasuk muatannya

JALAN RAYA

JALAN RAYA