POLUSI AIR

Polusi Air tanah / Pencemaran air tanah adalah berubahnya tatanan air tanah di bawah permukaan tanah akibat kegiatan manusia atau proses alamiah, sehingga mutu air tanah menurun sampai ke tingkat tertentu dan menyebabkan air tanah tersebut tidak lagi sesuai dengan pemamfaatannya.

Sedangkan pengertian Polusi Air adalah masuk atau dimasukkan mahluk, zat, energi dan komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu sehingga tidak sesuai dengan peruntukannya.

Hasil dari Polusi Air adalah air limbah, menurut pengertiannya air limbah adalah air yang berasal dari kegiatan proses produksi dan usaha lainnya yang tidak dimamfaatkan kembali.

POLUSI AIR

POLUSI AIR

Berdasarkan kegiatan proses produksinya maka air limbah dibedakan atas 3 macam :

  1. Air limbah domestik, berasal dari kegiatan rumah tangga, perumahan, rumah susun, apartemen, perkantoran, rumah dan kantor rumah, toko, rumah sakit
  2. Air limbah industri berasal dari kegiatan industri, pabrik, jenis usaha seperti rumah sakit, pabrik, industri makanan dan minuman,
  3. Air limbah kotapraja (pemukiman / tempat beraktifitas / gedung vertikal) berasal dari perkantoran, rumah susun, mall, hotel, pasar swalayan

Penyebab lain yang dapat mengakibatkan menurunnya mutu air tanah adalah meningkatnya kegaraman air karena terjadinya penyusupan air laut ke lapisan air tawar (intrusi air laut).

Ciri-Ciri air yang tercemar tergantung dari jenis air dan unsur-unsur yang mengakibatkan terkontaminasi air (polutan).
Ciri-ciri air yang terkena polusi akan mengalami perubahan rasa, bau dan warna serta tanda-tanda lain yang sukar untuk di deteksi tanpa melalui pemeriksaan laboratorium.

Polutan dapat berupa zat yang dapat menyebabkan penyakit (bakteri, virus, protozoa dan cacing parasit), bahan-bahan parasit dan bahan organik yang larut dalam air seperti asam, garam, logam yang bersifat racun (timah dan merkuri / air raksa).

Selanjutnya fasilitas pengumpulan dan pembuangan limbah harus dikaitkan dengan tersedianya sarana saluran, badan air penerima dan dampak penyebarannya.

Hal ini dimaksudkan untuk merancang dan merencanakan pengelolaan air limbah seperti terbangunannya instalasi pengelolaan air limbah domestik seperti septiktank, untuk pengelolaan skalan besar digunakan sistem SPT (sewage Treatment Plant).

Pada dasarnya pengolahan limbah terdiri dari dua proses utama yaitu

  1. proses mekanik, berupa penyaringan, pemisahan dan pengendapan,
  2. proses biologi / kimia, proses aktivitas bakteri yang memamfaatkan O2 dari udara (aerob) dan proses netralisasi cairan dengan asam atau memasukkan bahan kimia untuk oksidasi seperti aerasi dengan menggunakan molekul O2, proses pengolahan endapan aktif (activated sludge process) dan pemusnahan kuman (desinfectan) dengan menggunakan chlorine (kaporit).

Diperlukan usaha dan keperdulian dari kita untuk melestarikan bumi tempat kita tinggal.