WADAH BUIS BETON

Sampah / limbah Rumah Tangga berupa sampah organik dan anorganik dapat dibuang ke TPA (tempat pembuangan akhir) atau apabila jauh dari lokasi TPA dapat juga mengelola sampah tersebut secara mandiri.

Proses pertama yang dialakukan adalah memisahkan limbah organik dengan sampah anorganik (bahan-bahan non hayati baik berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengelolahan bahan tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diurai oleh alam contohnya botol, tas plastik, kaleng).

Sampah organik yang berasal dari unsur hayati / mahluk hidup dapat berasal dari manusia, hewan maupun tumbuhan (mengalami pelapukan / dekomposisi dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau) seperti sisa-sisa bahan makanan (sayur mayur, kulit buah, tulang, dan sebagainya), daun kering, rumput, kertas, kardus.

WADAH BUIS BETON

wadah buis beton

Buis Beton berbentuk pipa dapat dimamfaatkan sebagai wadah penampungan sampah / limbah rumah tangga dapat berupa sampah organik maupun sampah anorganik.

Sampah yang dipisahkan ini ditempatkan pada Wadah Buis Beton yang berbeda, tujuannya antara lain untuk memudahkan pengelolaan dan mamfaat akhir yang di dapat dari hasil pengelolaan sampah.

Untuk sampah organik basah dan kering dapat ditempatkan dalam Wadah Buis Beton yang tidak beralaskan beton, tujuannya

  1. Agar air hujan dapat mengalir kedalam tanah dan tidak ditampung dalam wadah buis beton.
  2. Sampah organik dapat mengalami pembusukan dengan bantuan organisme dan mikroorganisme tanah seperti cacing tanah, rayap, bakteri-bakteri pembusuk.

Sampah anorganik dapat ditempatkan dalam Wadah Buis Beton lainnya sebagai wadah pemampungan sementara sebelum dibuang di pembuangan akhir ataupun di kelola sendiri dengan cara pembakaran.

Keunggulan menggunakan wadah buis beton sebagai tempat sampah

  1. Buis beton berbahan baku dari alam, sehingga tidak mencemari lingkungan
  2. Buis beton sifatnya kuat dan kokoh
  3. Buis beton tahan terhadap perubahan suhu panas atau suhu dingin
  4. Buis beton tahan terhadap proses pelapukan